UIN KHAS Jember Gandeng Kemenag Gelar Pelatihan Legal Drafting: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Perancangan Peraturan
UIN KHAS Jember Gandeng Kemenag Gelar Pelatihan Legal Drafting: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Perancangan Peraturan
Jember, (Kemenag) --- Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember telah sukses menyelenggarakan sebuah pelatihan yang sangat krusial, yakni pelatihan perancangan peraturan perundang-undangan atau yang dikenal dengan Legal Drafting. Kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa dengan keahlian praktis dalam menghasilkan dokumen hukum yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dengan Biro Hukum & Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia. Inisiatif ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan hukum serta mempersiapkan calon praktisi hukum yang kompeten dan profesional di masa depan. Diselenggarakan pada Kamis, 18 September 2025, acara ini berlangsung di Aula Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa.
Urgensi Keahlian Legal Drafting di Dunia Profesional
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, menegaskan bahwa pelatihan Legal Drafting adalah langkah fundamental dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi dan profesionalisme tinggi dalam merancang berbagai dokumen hukum. Di tengah dinamika hukum yang terus berkembang, kemampuan merancang peraturan perundang-undangan menjadi skill yang tidak hanya penting, tetapi juga esensial bagi para sarjana hukum.
“Pelatihan Legal Drafting ini juga merupakan langkah konkret dalam menghubungkan mahasiswa dengan praktik hukum yang nyata. Kami berharap para mahasiswa mendapatkan keilmuan yang komprehensif dalam merancang dokumen hukum serta lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan yang ada di lapangan,” ungkap Wildani Hefni saat secara resmi membuka pelatihan tersebut. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya jembatan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan aplikasi praktis di dunia kerja.
Sinergi Strategis UIN KHAS Jember dan Kementerian Agama RI
Kerja sama antara UIN KHAS Jember dan Biro Hukum & Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama RI menjadi pilar utama keberhasilan pelatihan ini. Wildani Hefni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenag beserta tim atas kesediaan mereka untuk hadir dan memberikan pendampingan intensif kepada mahasiswa. Sinergi ini tidak hanya memperkaya materi pelatihan, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa terhadap perspektif dan praktik hukum di lingkungan pemerintahan.
“Kami berharap pelatihan ini akan memberikan wawasan dan keterampilan yang berharga kepada mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Lebih-lebih, legal drafter merupakan salah satu profil lulusan prodi Hukum Tata Negara. Terima kasih tim Biro HKLN Kemenag RI atas pendampingan yang sangat intensif ini,” terang Wildani Hefni, yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris LTM PWNU Jawa Timur, memperjelas relevansi pelatihan dengan jalur karier spesifik yang ingin dicapai mahasiswa.
Senada dengan Dekan, Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenag, Imam Syaukani, menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa hukum dengan kemampuan esensial dalam merancang dokumen hukum yang berkualitas tinggi. Beliau menyoroti bahwa kemahiran dalam legal drafting akan memberikan keunggulan kompetitif di dunia profesional, khususnya dalam konteks pembuatan peraturan perundang-undangan yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
“Ini merupakan ikhtiar kami untuk mendekatkan dengan dunia perguruan tinggi,” tutur Imam Syaukani, menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk turut serta dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor hukum melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.
Materi Komprehensif dan Pendekatan Praktis Pelatihan
Pelatihan ini dirancang dengan kurikulum yang komprehensif, mencakup berbagai aspek fundamental dalam perancangan dokumen hukum. Imam Syaukani memaparkan secara rinci materi-materi yang disampaikan, mulai dari struktur dasar dokumen hukum, kaidah penggunaan bahasa yang tepat dan jelas, hingga prinsip-prinsip kelegalan, kejelasan, dan keakuratan yang harus ada dalam setiap naskah hukum.
Selain penyampaian teori, peserta pelatihan juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam latihan praktis. Mahasiswa diajak untuk secara langsung merancang naskah hukum, menerapkan prinsip-prinsip yang telah diajarkan, dan menerima umpan balik konstruktif dari para ahli. Pendekatan praktis ini bertujuan untuk mengasah kemampuan analitis dan sintesis mahasiswa, serta membiasakan mereka dengan tantangan nyata dalam proses legal drafting.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang bagi Mahasiswa
Pelatihan Legal Drafting ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, khususnya bagi mereka yang menempuh program studi Hukum Tata Negara yang memiliki profil lulusan sebagai legal drafter. Kemampuan yang diperoleh dari pelatihan ini akan menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif, baik di sektor pemerintahan, lembaga legislatif, maupun sektor swasta.
Kehadiran seluruh pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, termasuk Wakil Dekan I Dr. Busriyanti, Wakil Dekan II Dr. Martoyo, Wakil Dekan III Dr. Ahmadiono, serta para ketua jurusan dan koordinator program studi, menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap inisiatif ini. Partisipasi aktif dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap peningkatan kompetensi di bidang hukum.
Kesimpulan
Pelatihan Legal Drafting yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN KHAS Jember bekerja sama dengan Biro Hukum & Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama RI merupakan langkah proaktif dan strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia hukum yang semakin kompleks. Dengan fokus pada keahlian praktis dan pemahaman mendalam tentang perancangan peraturan perundang-undangan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu mahasiswa tetapi juga berkontribusi pada penyediaan sumber daya manusia hukum yang berkualitas di Indonesia.
Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi, UIN KHAS Jember menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan profesional, sementara Kementerian Agama menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda. Diharapkan, lulusan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember akan menjadi legal drafter yang handal, mampu menghasilkan produk hukum yang adil, jelas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
TAGS: Legal Drafting, UIN KHAS Jember, Kemenag, Fakultas Syariah, Hukum Tata Negara, Pelatihan Hukum, Peraturan Perundang-undangan, Kompetensi Hukum
Comments
Post a Comment