Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menekankan pentingnya Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam perekonomian nasional. Menurutnya, GRC bukan hanya alat manajemen internal, tetapi juga pengungkit transformasi ekonomi nasional.
Peran GRC dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
Haryo Limanseto menyampaikan hal ini saat mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara TOP GRC Awards 2025 di Jakarta. Ia menyebutkan bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan dengan tren pertumbuhan yang tetap terjaga. Namun, pemerintah menekankan bahwa capaian tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri.
Target Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2028/2029
Melalui RPJMN 2025-2029, Presiden RI Prabowo Subianto telah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2028/2029. Target ini hanya dapat dicapai melalui langkah strategis seperti hilirisasi industri, penguatan manufaktur, peningkatan ekspor dan investasi, akselerasi ekonomi digital dan energi hijau, serta penguatan tata kelola yang menyeluruh.
Penerapan GRC yang Konsisten
Penerapan GRC yang konsisten akan memastikan transformasi ekonomi berjalan dengan efektif, transparan, dan berkelanjutan. Organisasi yang menanamkan nilai akuntabilitas dan integritas dalam setiap prosesnya akan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan ruang bagi pertumbuhan inovasi yang bertanggung jawab.
Kaitan GRC dengan Praktik Environmental, Social, and Governance (ESG)
Penerapan GRC juga memiliki kaitan erat dengan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG). Berdasarkan Katadata ESG Index 2025, sektor perkebunan, energi, dan pertambangan mencatat skor tertinggi, menegaskan bahwa aspek keberlanjutan kini menjadi fokus utama dunia usaha. Praktik ESG yang kuat tidak hanya meningkatkan citra positif, tetapi juga memberikan akses lebih luas terhadap pembiayaan hijau, menarik minat investor global, dan memperluas penetrasi ke pasar internasional.
Dalam situasi ini, GRC menjadi instrumen penting yang dapat membantu perusahaan maupun lembaga untuk tetap tangguh menghadapi dinamika global sekaligus mendukung target pembangunan nasional. Dengan demikian, penerapan GRC yang konsisten dan efektif dapat menjadi kunci keberhasilan transformasi ekonomi nasional.
TAGS: GRC, Governance, Risk, and Compliance, transformasi ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi, RPJMN 2025-2029, ESG, Environmental, Social, and Governance, pembiayaan hijau, investasi global.
Comments
Post a Comment